My beloved
Sewaktu masih abg gue pernah denger kata-kata ini.. "The one you loved the most is in the best position to hurt your feeling." Jujur, waktu pertama denger kata-kata ini gue geli. Apa yang ngarang nggak pake mikir dulu yah? How could it be? My beloved, someone that I really care about can hurt me straight to the heart? Don’t make sense…
Tapi waktu membuktikannya, sepertinya kata-kata itu nggak dibuat asal ngecap aja.. gue mengalaminya. They are really really in the best position, first line, big force and so on to hurt my feeling. May be they didn’t mean it, tapi tetep aja terjadi. Spend so much time, energy, feeling, and so on just for them. Never thought love need so much to sacrifice.
One of my "wise" friend’s opinion is: "It’s because of to much expectation". Need time to understanding that sentences :p… Masa’ nggak boleh berharap untuk orang yang lu cintai? Bukankah mimpi dan harapan yang membuat kita tetap hidup? Gue malah makin nggak ngerti.
Dan yang ironisnya, gue baru ngerti kalimat ini ketika gue kehilangan cinta itu sendiri, ketika kehilangan harapan dari seseorang. When I feel free, I don’t feel any suffer anymore. Tidak mengharapkan apa-apa lagi, mungkin karena jenuh, atau bosan, atau… auk ah.. Yang pasti, there is no love anymore. There is no expectation… They can’t hurt me anymore..
Do I happy? I don’t know.. Just feel there is an empty space in me… Life is so complicated..
July 23rd, 2005 at 5:56 am
Sebenernya bukannya kaga boleh berharap….tapi berharapnya salah tempat…sama seperti tidak bisa berharap hujan atau terang….manusia itu paling susah di tebak.
Menurut gue…cahh gile gue bikin posting sendiri nih kalo begini caranya..bodo ah gue tulis juga…jarang-jarang kan punya komen panjang ?
Menurut gue kalau elo mencintai seseorang…jangan berharap sesuatu dari dia..tapi nikmatilah semua yang dia berikan ke elo…karena elo kaga bisa mengontrol apa yang bisa dia lakukan…tapi elo bisa mengontrol reaksi yang keluar dari apa yang dia berikan.
Happiness lies in one mind,jaraknya cuman diantara 2 kuping elo kok.
bikin posting sendiri ajah deh mengenai happyness
nice thought thou…
October 13th, 2005 at 11:49 am
he-he kok gue bisa nulis coment ya. Dunia ini ajaib. Mhmm!! jadi begini temanku ester. jangan beresedih, gue juga pernah kehilangan dompet. ceritanya, waktu di stasiun bogor, gue jalan bareng sama cewe yang gue suka. Aku memandang menikmati wajahnya, tanpa memperhatikan kantong celana.tiba-tiba, bles !! dia bersin, maksud hati ingin mengambil saputangan di kantong. Tapi kok ada yang janggal, ternyata kantongku tak berisi lagi. Dompet kulitku sudah berpindah tangan ugh!kesal
October 13th, 2005 at 11:51 am
kok dapat koment lagi, kok dia tahu nama gue vidi. ini beneran ga sich, ke kirim ga sich?
October 13th, 2005 at 11:57 am
Eh iya deng, bisa keterusan nih ter. nggak keberatan khan? jujur, sebenarnya gue nggak ngerti apa itu blog. jadi gue sedikit kagum githu dech bisa ngepostin pesan buat elo. oh aku tak percaya! sekarang ada di dunia maya. mudah-mudahan jangan bikin malu. jangan juga jadi noraK. BTW koma, elo foto lo keren juga ter.
October 13th, 2005 at 12:00 pm
udah ah. sekarang gue mau menjelajah ke tempat lain lagi, menemukan teman baru lagi. tapi senang berkenalan dengan ester. kalau ada waktu balas. tahu caranya nggak? coz gue sendiri ngga negrti. Ok Buy GBU